Monday, January 04, 2010

Biarkan Aku Jadi Mataharimu..

Entri ini saya dapat dari seorang teman..Saya telah meminta izin darinya untuk 'copy' di blog saya..Sekadar ingin berkongsi bersama rakan-rakan blog..

Seorang wanita bertanya kepada seorang pemuda tentang cinta dan harapan. Wanita berkata ingin menjadi bunga terindah di dunia dan pemuda berkata ingin menjadi matahari. Wanita tidak mengerti kenapa pemuda ingin menjadi matahari, bukan kupu-kupu atau kumbang yang terus menemani bunga.

Wanita berkata ingin menjadi rembulan tetapi pemuda tetap ingin menjadi matahari. Wanita semakin bingung kerana matahari dan bulan takkan boleh bertemu, tetapi pemuda tetap ingin menjadi matahari. Wanita berkata ingin menjadi burung yang mampu terbang ke langit jauh di atas matahari dan pemuda berkata ia akan selalu menjadi matahari.

Wanita tersenyum pahit dan kecewa. Wanita sudah 3 kali menduga namun pemuda tetap keras kepala, ingin menjadi matahari tanpa mahu ikut berubah bersama wanita. Maka wanita itu pun beredar pergi dengan rasa kecewa dan tak pernah lagi kembali tanpa pernah tahu alasan kenapa matahari juga menjadi pilihan pemuda. Sang pemuda merenung sendiri dan menatap matahari.

Saat wanita menjadi bunga, pemuda ingin menjadi matahari agar bunga dapat terus hidup. Matahari akan memberikan semua sinarannya kepada bunga agar ia tumbuh, berkembang dan terus hidup sebagai bunga yang cantik. Walau matahari tahu ia hanya dapat memandang dari jauh dan akhirnya rama-rama yang akan menari bersama bunga. Ini disebut kasih iaitu memberi tanpa syarat, tanpa mengharapkan imbuhan dan balasan.

Saat wanita menjadi bulan, pemuda tetap menjadi matahari agar bulan dapat terus bersinar indah dan dikagumi. Cahaya bulan yang indah hanyalah pantulan cahaya matahari, tetapi saat semua makhluk mengagumi bulan siapakah yang ingat akan matahari? Matahari rela memberikan cahayanya untuk bulan walaupun ia sendiri tidak berupaya menikmati cahaya bulan, dilupakan jasanya dan kehilangan kemuliaannya sebagai pemberi cahaya agar bulan mendapatkan kemuliaan tersebut.

Ini dinamakan pengorbanan, menyakitkan namun sangat layak untuk cinta. Dan saat wanita jadi burung yang dapat terbang tinggi jauh ke langit, bahkan di atas matahari, pemuda tetap selalu jadi matahari agar burung tetap bebas untuk pergi pada bila-bila masa pun yang ia mahu dan matahari tidak akan mencegahnya. Matahari rela melepaskan burung untuk pergi jauh, namun matahari akan selalu menyimpan cinta yang membara di dalam hatinya hanya untuk burung.

Matahari selalu ada untuk burung bila-bila pun ia mahu kembali walau burung tidak selalu ada untuk matahari. Tidak akan ada makhluk lain selain burung yang berupaya masuk ke dalam matahari dan mendapatkan cintanya. Ini disebut sebagai kesetiaan, walaupun ditinggal pergi dan dikhianati namun tetap menanti dan tegar untuk memaafkan. Pemuda tidak pernah menyesal menjadi matahari untuk wanita yang dicintainya....

9 comments:

dir&fara said...

matahari memang baik.. selalu menjadi harapan untuk setiap suri rumah.. hehe.. kalau x, baju lambat kering..

maiyah said...

erm.. menarik, aie nk jd apa plak ;)

AiE bAhRi said...

Dir,
matahari boleh cairkan cokelat ko...hahaha..nanti ko kempunan coklat plak..=)

kak Maiyah,
kalau boleh nak jadi yang terbaik kak..tapi mampukah saya?hehehe

sharamli said...

sem0ga aie b0leh jadik matahari macam penuda tu..

:)

green said...

sy suka matahari sbb sy suka basuh baju...

heee, tp serius.

syahbandar87 said...

matahari,..aduhai kali ni sdkt tersentuh la pulak.hehe..dh lme x singgah sini.huhu

AiE bAhRi said...

sha,
mudah2an =)

green,
saya pon suka matahari sbb ia memberi saya peluang untuk terus bernafas..

syahbandar87,
=) rajin2 la singgah,,lama menghilang g mn?

Teenz Abu Bakar said...

aie, entri yg sgt touching!! suke2!! tetibe terasa sayu plak bile baca...hoho.Tidak dapat menafikan akan kebenaran 'matahari' tersebut...BUT not for every man okay...=p

AiE bAhRi said...

Teenz,
Ya..bukan semuanya mcm tu.Mungkin ada lelaki tak suka jadi seperti 'matahari'

LinkWithin

Related Posts with Thumbnails